Apa Itu SKU? Menggunakan Stock Keeping Unit untuk Inventaris Anda

Apa Itu SKU? Menggunakan Stock Keeping Unit untuk Inventaris Anda

Coba cari "manajemen inventaris" di internet, dan Anda akan dengan mudah menemukan istilah "SKU" di antara kata kunci terkait.

SKU adalah kata kunci penting dalam mengelola inventaris secara efektif. Jadi, mari kita pelajari seluk-beluk Stock Keeping Unit beserta berbagai keuntungan dari manajemen inventaris berbasis SKU.


SKU: Unit Terkecil dalam Manajemen Inventaris

SKU adalah singkatan dari 'Stock Keeping Unit.' Kalau diterjemahkan secara harfiah, artinya adalah unit untuk menyimpan stok (yaitu inventaris).

SKU adalah unit pengukuran yang krusial untuk inventaris

Mari kita lihat sebuah contoh. Misalkan perusahaan A menjual pulpen buatan merek B. Pulpen tersebut tersedia dalam tiga warna (hitam, merah, biru) dan dua ukuran mata pena (0,5 mm, 0,7 mm). Karena itu, perusahaan A perlu menyimpan enam item inventaris berbeda berikut:

Pulpen hitam, 0,5 mm
Pulpen hitam, 0,7 mm
Pulpen merah, 0,5 mm
Pulpen merah, 0,7 mm
Pulpen biru, 0,5 mm
Pulpen biru, 0,7 mm

Jadi, unit terkecil yang menyimpan inventaris inilah yang disebut SKU. Bisa dikatakan perusahaan A memiliki total 6 SKU.

Kriteria untuk membagi SKU bisa berbeda-beda tergantung produk apa yang ditangani produsen atau retailer. SKU bisa dibedakan berdasarkan warna, ukuran, kondisi, material, spesifikasi, tanggal kedaluwarsa, tahun produksi, dan lainnya. Semakin banyak SKU, semakin banyak pula produk yang perlu dikelola, sehingga manajemen inventaris yang teliti menjadi semakin penting.

Produsen dan retailer menggunakan kode unik untuk membedakan setiap SKU. Umumnya, kombinasi huruf dan angka digunakan untuk membuat kode SKU. Sebagai contoh, kode SKU untuk perusahaan A bisa terlihat seperti ini:

Kode SKU: 6 Karakter (*-***-**)
Karakter ke-1: Nama Merek
Karakter ke-2 sampai ke-4: Warna
Karakter ke-5 sampai ke-6: Ukuran Mata Pena

Berdasarkan aturan di atas, kode SKU untuk pulpen hitam 0,5 mm dari merek B akan ditulis sebagai B-BLK-05.

Menyusun sistem yang jelas untuk membuat kode SKU memudahkan Anda mengidentifikasi produk hanya dengan melihat SKU-nya.

Q: SKU vs. Barcode: Apa Bedanya?

A: Secara teknis, SKU dan barcode itu berbeda. Barcode pada dasarnya adalah gambar yang menyandikan informasi menggunakan serangkaian garis hitam. Universal Product Code (UPC) yang tertempel pada produk yang dijual ke konsumen ditampilkan sebagai barcode, dan SKU (sebagai unit untuk manajemen inventaris) juga bisa ditampilkan sebagai barcode.

Jadi, meskipun SKU bukanlah barcode, SKU bisa dikonversi menjadi barcode atau QR code agar lebih mudah dikelola.


Keuntungan Manajemen Inventaris Berbasis SKU

Apa saja perbedaan antara perusahaan yang menggunakan SKU dan yang tidak dalam hal manajemen inventaris? Mari kita bandingkan kasus dua perusahaan untuk menyoroti keuntungan manajemen inventaris berbasis SKU.

A) Perusahaan Pakaian Tanpa SKU

Mr. K, yang menjual pakaian custom, mengelola inventaris berdasarkan nama produk, bukan SKU. Ia berpikir mengelola inventaris tanpa SKU masih bisa ditangani karena jumlah itemnya tidak banyak.

Namun, mengelola inventaris dengan nama produk membuatnya menghabiskan banyak waktu untuk mencari warna atau ukuran tertentu dari item yang populer. Ia sering melewatkan waktu pemesanan ulang untuk item populer dan akhirnya terpaksa memberi tahu pelanggan bahwa stoknya habis. Sebagai solusi sementara, ia memesan ulang item tersebut dalam semua warna dan ukuran, yang justru menyebabkan masalah kelebihan stok dan kenaikan biaya inventaris yang signifikan.

Mengelola Item Pakaian sebagai Inventaris

B) Perusahaan Perangkat Elektronik dengan SKU

Sekarang mari kita lihat Ms. L, yang menggunakan SKU untuk manajemen inventaris yang sistematis. Ms. L, yang mengadakan dan menjual perangkat elektronik, mengelola produk dengan membuat SKU unik berdasarkan model, warna, spesifikasi, dan faktor lainnya.

Pendekatan ini memungkinkannya mengecek level inventaris item tertentu secara akurat kapan saja, yang sangat berguna. Ia bisa dengan cepat merespons pertanyaan pelanggan tentang ketersediaan warna atau spesifikasi tertentu. Dengan memesan ulang item populer sebelum kehabisan stok, ia mengurangi biaya yang tidak perlu dan mampu menjaga kepercayaan pelanggan tetap tinggi.

Mengelola Perangkat Elektronik sebagai Inventaris

Seperti yang bisa Anda lihat dari dua perusahaan di atas, manajemen inventaris berbasis SKU sangat penting jika Anda menjual produk dengan berbagai pilihan varian.


Kelola Inventaris Anda dengan SKU dan BoxHero

Kabar baik: solusi manajemen inventaris BoxHero kini mendukung SKU! Fitur ini baru ditambahkan berdasarkan masukan berharga dari para pengguna kami, dan dirancang untuk semakin menyempurnakan proses manajemen inventaris bagi semua jenis bisnis dan pengusaha.

Belum punya SKU? Jangan khawatir! Kami akan menjelaskan cara Anda menggunakan BoxHero untuk mengelola inventaris, baik dengan maupun tanpa SKU.

✅ Jika Anda sudah punya SKU

Saat menambahkan item di BoxHero (Daftar Barang > + Tambah), masukkan kode SKU di kolom SKU.

Tampilan BoxHero: Kolom Kode SKU saat Mendaftarkan Item
💡
Anda juga bisa mendaftarkan banyak item sekaligus dengan mengunggah file Excel yang sudah disusun berdasarkan SKU. Buka Pusat Data > Barang > Import Excel > Multi Tambah. Cukup drag-and-drop untuk mulai mengelola inventaris dengan SKU!
Tampilan BoxHero: Tambah Massal Item dengan SKU

✅ Jika Anda belum punya SKU

Baru pertama kali mengelola inventaris berbasis SKU? Klik tombol Generate / Buat Otomatis di sebelah kolom SKU saat mendaftarkan item Anda di BoxHero. Sistem akan otomatis membuatkan kode SKU acak untuk Anda.

Tampilan BoxHero: Membuat Kode SKU Acak
💡
Meskipun kode SKU dibuat secara acak, Anda bisa mengubahnya kapan saja! Untuk mengedit kode SKU beberapa item sekaligus, gunakan fungsi Edit Massal SKU.

Buka Pusat Data > Barang > Import Excel > Edit Massal SKU, lalu unggah file Excel berisi kode SKU yang ingin Anda ubah.
Tampilan BoxHero: Edit Massal SKU

Pada dasarnya, SKU adalah aturan internal untuk manajemen inventaris yang lebih efisien dan akurat. Seiring bertumbuhnya bisnis Anda, sistem SKU yang terstruktur dengan baik bisa sangat membantu operasional sehari-hari Anda.

Manajemen inventaris berbasis SKU jadi mudah dengan BoxHero. Klik tombol di bawah untuk mencoba fitur manajemen inventaris BoxHero gratis selama 30 hari! *Tanpa perlu kartu kredit atau informasi pembayaran.


Mulai kelola inventaris dengan BoxHeroSemua fitur tersedia dalam uji coba gratis 30 hari..